Feeds:
Pos
Komentar

Sistim pembelajaran yang selama ini dilakukan yaitu sistim pembelajaran konvensional (faculty teaching), kental dengan suasana instruksional dan dirasa kurang sesuai dengan dinamika perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang demikian pesat. Lebih dari itu kewajiban pendidikan dituntut untuk juga memasukkan nilai-nilai moral, budi pekerti luhur, kreatifitas, kemandirian dan kepemimpinan, yang sangat sulit dilakukan dalam sistim pembelajaran yang konvensional. Sistim pembelajaran konvensional kurang flexsibel dalam mengakomodasi perkembangan materi perkuliahan karena dosen harus intensif menyesuaikan materi dengan perkembangan teknologi terbaru. Kurang bijaksana jika perkembangan teknologi jauh lebih cepat dibanding dengan kemampuan dosen dalam menyesuaikan materi perkuliahan dengan perkembangan tersebut, karena dapat dipastikan lulusan akan kurang memiliki penguasaan pengetahuan /teknologi terbaru. Sehingga dengan latar belakang tersebut maka pola pembelajaran konvensional atau paradigma Faculty teaching ke Student-Centered Learning (SCL) berbasis ICT khususnya Problem-Based Learning (PBL).

Manfaat Student-Centered Learning

Student-Centered Learning memiliki potensi untuk mendorong mahasiswa belajar lebih aktif, mandiri, sesuai dengan irama belajarnya masing-masing, sesuai dengan perkembangan usia peserta didik, irama belajar mahasiswa tersebut perlu dipandu agar terus dinamis dan mempunyai tingkat kompetensi yang tinggi, yaitu dengan bantuan metode pendekatan perkuliahan Problem-Based Learning (PBL).

Pilar-pilar dalam Student-Centered Learning antara lain :

1. Kerja kelompok

Interaksi sosial yang positif dapat dibentuk melalui kerja berkelompok. Perasaan senasib sepenanggungan  antara sesama teman dalam kelompok dan keunggulan dari belajar dalam peer dan cohort (teman seangkatan) adalah faktor positif yang akan dimanfaatkan yang ini sulit didapatkan dalam pembelajaran konvensional.

Nilai-nilai sosial positif dalam kerja kelompok juga diperlukan oleh lulusan perguruan tinggi  pada saat berkarya didunia kerja yang nyata dan akan tercermin dari sikap dan perilakunya yang :    1. Percaya diri

2. Kritis

3. Penuh perhatian

4. Mampu memberikan alternatif solusi

2. Diskusi

Why speak English ?

Kenapa Bahasa Inggris ?

Inilah yang membedakan bahasa Inggris dengan bahasa-bahasa lainnya di dunia ini.

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!